Bahasa ?

Bahasa, Iya sebuah ungkapan untuk berkomunikasi dengan lawan bicara. Sebagai penulis yang baik yang anda lakukan adalah bukan seperti jurnalis proffesional yang beredar pada media massa seperti koran cetak, novel, buku atau sajak akan tetapi berilah sebuah karakter yang unik sedikit nyleneh tetapi mudah dicerna dan setiap orang akan memahami apa yang dimaksud dengan gaya dan tulisan khas dari diri anda sendiri.



Setiap orang sah dan memberikan sebuah ide dalam setiap penulisan, seperti banyak pada khalayak umumnya mereka sebagai penulis blog memakai bahasa super dewa :), menurut saya hal ini sah - sah saja dan sangat wajar, namun jangan terjebak dengan menunggunakan penulisan seperti ini, karena apa ? Karena bisa saja sebuah penulisan akan menjebak anda sendiri yang akan membuat anda tidak mengerti.

Misalnya seperti apa ?
Saya misalkan seperti ini, Jangan membuat orang merasa akan balik bertanya dengan apa yang telah anda tulis atau anda sampaikan, maksudnya adalah jangan memancing sebuah pertanyaan yang anda sendiri belum tentu mengerti maksud dari apa yang anda tulis atau yang anda ungkapkan sebelumnya.

Balik bertanya, bagaimana pengertiannya ?
Anggaplah anda seorang yang biasa - biasa saja, jauhi kata atau kalimat yang anda sendiri merasa ragu untuk menjelasakan.

Orang yang biasa - biasa saja !
Bodohilah anda sendiri kepada diri sendiri, artinya jangan merasa anda seorang yang super pintar, karena jika anda merasa pintar maka anda akan dicari orang dari seluruh penjuru dunia :) wekaweka....
" Kebanyakan orang akan mencari orang pintar untuk sesuatu demi mencari sebuah informasi atau sesuatu untuk sebuah jalan pintas " ( apaaan ini !! ) becanda aja. :) Intermeso aja.

Gunakan bahasa orang lain.
Iya, pergunakan bahasa lawan bicara anda, maksudnya adalah jangan memaksa dengan menggunakan bahasa yang anda tekuni, seperti memaksakan dunia yang anda sukai untuk membicarakan kepada orang yang bahkkan tidak mengerti sama sekali apa yang anda bicarakan.

Jika dunia yang anda sukai adalah dunia informasi teknologi, olahraga atau apapun, sebagai perumpamaan dari sebuah gambaran jangan memancing sebuah pertanyaan dari pertanyaan yang sudah anda jawab atau sudah anda sampaikan, seperti kutipan diatas sebelumnya. Misalnya ada sebuah pertanyaan : Kenapa ya komputer saya tidak mau nyala ? Sebelumnya kenapa ? terakhir kali saat bisa nyala main apa, buka apa, internet, game atau apa ? Jika pertanyaan seperti itu dari seorang penanya sedikit mengerti, jawab saja mungkin kabel atau koneksi listriknya, sederhana bukan.

Itu hanya contoh saja, jadi maksud saya adalah jangan balik bertanya, seperti ini misalnya : Komputernya pakai OS apa ? Speknya apa ? Harganya berapa ? Dibeliin orang tua, apa beli sendiri ? :) Nah jika anda balik bertanya, apa yang terjadi, pasti anda akan ditanya balik.

Bahasa dunia anda.
Pengertiannya adalah, setiap anda ingin menyampaikan ide kadang setiap orang yang anda ajak sebagai lawan bicara belum mengerti maksud anda, biasanya apa yang terjadi?! Iya anda akan dicemooh atau hanya akan dibatin sebagai orang yang aneh. Sekedar bercerita, beradaptasi memang perlu akan tetapi, jangan menceritakan hal-hal yang tidak perlu, seperti seolah seseorang akan mengganggap anda sebagai pribadi yang ngin diperhatikan semata.

Ada baiknya pergunakan bahasa yang orang lain mengerti, misalnya anda bekerja sebagai Direktur kemudian anda berbicara dengan orang yang setiap harinya beraktifitas sebagai petani disawah ( Ingat, bukan bermaksud rasis, hanya contoh ). Kemudian anda nglantur menceritakan bahwa tender perusahaan anda lagi bla bla bla, maka pak tani hanya mengangguk-angguk saja, jadi maksudnya jika anda sebagai pribadi yang menggangap diri anda orang yang cekatan, tengoklah sekeliling anda sebelum anda menceritakan apa yang akan anda ceritakan.Jika dilingkungan dimana anda bekerja, bolehlah komunikasi antar bahasa yang sama-sama mengerti disatu bidang.
Orang yang aneh, manfaatkan saja keanehan dari diri anda karena anda akan semakin di ingat sebagai pribadi yang unik lain dari pada yang lain.

Ada sebuah bahasa yang beredar misalnya, Makar, Provokasi, dan sebagainya, tidak semuanya mengerti bahasa pada media karena setiap orang memang membutuhkan informasi baik dari televisi maupun internet sekalipun, bila informasi dari anak muda dari internet sekarang ini sangat berkembang pesat, mungkin cukup dengan cara browsing atau apapun, tetapi bila orang awam seperti kakek nenek kita yang masih menikmati berita dari televsi yang menggunakan bahasa yang mereka tidak mengerti, maka akan mubadzir saja anda menggunakan kata atau kalimat itu.

Menjadi diri sendiri saja, itu sebuah nilai bagi diri sendiri dan bagi orang disekitar anda yang akan memahami dengan sendirinya.

Diam itu emas, jangan banyak diam nanti karatan, :) Apakah anda akan memakai bahasa super canggih, yang orang tidak mengerti ?

0 Response to "Bahasa ?"

Post a Comment

wdcfawqafwef