Mencegah Virus Tanpa Antivirus







Perlu diketahui, meski komputer kita sudah ada antivirus bukan berarti komputer itu akan aman dari gangguan virus. Tidak…! adanya antivirus bukan jaminan. Antivirus itu hanya bisa mencegah beberapa virus dan tidak bisa untuk beberapa virus yang lain. Lantas bagaimana cara kita mencegah beberapa virus yang lain itu?


Untuk mencegah virus masuk ke komputer kita sebenarnya tidaklah sulit. Kita










hanya perlu menutup pintu masuk virus-virus yang di computer kita. Menurut saya untuk saat ini media 



perantara virus yang biasa digunakan adalah flashdisk. Maka harus kita lakukan adalah “mengakali” agar virus-virus jelek itu tidak bisa bekerja ketika melalui flashdisk yang dimasukkan ke komputer. Kita bisa “mengakali” hal tersebut dengan dua langkah berikut ini:
Mematikan sistem autoplay yang ada di komputer kita
Virus komputer biasanya memanfaatkan sistem autoplay yang ada di komputer untuk masuk ke sistem komputer. Maka, pencegahan pertama yang bisa Anda ambil adalah dengan mematikan sistem autoplay yang ada di komputer. Caranya:
  1. Buka menu run, ketikkan gpedit.msc kemudian enter/ok.


  2. Di menu computer configuration pilih Administrative Template kemudia system

  3. Pilih turn off autoplay >>  Enabled >> All drives, kemudian enter/ok

  4. Selanjutnya di menu user configuration pilih Administrative Template kemudia System

  5. Pilih turn off autoplay >>  Enabled >> All drives, kemudian enter/ok

Sekarang sistem Autoplay Anda sudah dimatikan. Perlu untuk diketahui mati atau tidaknya sistem autoplay tidak berpengaruh pada kinerja komputer. Jadi Anda tidak perlu khawatir melakukan hal ini.
Membuat path drive flopydisk menjadi disallowed
Setelah sistem autopay mati selanjutnya Anda harus melakukan proteksi pada drive-drive flopy yang ada di komputer. Misalkan komputer Anda dipartisi menjadi dua yakni C dan D, maka drive yang mungkin bagi flopy di komputer Anda adalah drive F, G dan H dst. Jika dipartisi menjadi tiga yaitu C, D dan E, maka drive yang mungkin adalah G, H, dan I dst. Drive-drive yang mungkin tersebut harus anda protek agar supaya semua file .exe yang ada didalamnya tidak bisa dijalankan. Hati-hati jangan sampai drive untuk diskroom juga anda matikan. Tidak perlu banyak-banyak, cukup 2 atau 3 drive saja. Caranya:
  1. Klik kanan di menu start explore >> control panel.


  2. Pilih Admnistrative Tool >> Local Security Police.

  3. Pilih Softwere Restriction Policies >> Add New Additional Rules >> Additional Rules.

  4. Klik kanan pilih new path rule di kolom path tuliskan nama drive yang akan Anda lindungi (misalkan I) kemudian di kolom secority level pilih disallowed kemudia enter/ok

  5. Lakukan hal yang sama seperti di no 4 sampai semua drive yang Anda lindungi sudah di disallowed-kan

Sekarang komputer Anda relatif aman dari serangan virus yang menyebar melalui flashdisk yang masuk ke komputer Anda. Jika Anda menginginkan lebih aman lagi, tidak ada salahnya untuk memasang satu antivirus untuk sekedar menscan flashdisk Anda atau teman Anda. Hal ini juga dimaksudkan untuk lebih menjamin keamanan sistem komputer Anda.


Melacak task Dan Service

Untuk mengetahui layanan apa saja yang disediakan oleh program aktif, kamu dapat mengandalkan bantuan Command Prompt.




Cara menjalankanya sebagai berikut:
1.   Jalankan Command Prompt melalui Start Menu.




2.  Ketikkan tasklist –svc pada jendela Command Prompt yang muncul. Sesaat kemudian windows akan mengumpulkan semua informasi dan menampilkan hasilnya. Pada jendala Command Prompt akan muncul tiga kolom: Image Name, PID, dan Services. Kolom Image Name untuk menampilkan  nama file yang saat ini tengah dieksekusi oleh windows. PID merupakan ID dari proses yan sedang berjalan. Sementara services menampilkan layanan berjalan apa saja yang  di-cover oleh suatu file.



3.  Ketik exit untuk keluar dari Command Prompt.








Block IP Address Dengan Menggunakan htaccess


Jika anda mempunyai website dan ingin mengeblok IP Address tertentu agar IP Address tersebut tidak bisa mengakses website anda, anda cukup membuat file dengan nama .htaccess yang di letakkan pada direktori utama website anda.


caranya adalah sebagai berikut :

1. Buat file dengan nama .htaccess dan isi file tersebut dengan salah satu script di bawah ini :

Untuk melakukan block pada satu IP Address





order allow,deny

deny from 127.0.0.1

allow from all



Untuk melakukan block Multiple IP Address



order allow,deny

deny from 127.0.0.1

deny from 127.0.0.2

deny from 127.0.0.3

allow from all



Untuk melakukan block pada range IP Address 127.0.0.0 sampai 127.0.0.255



deny from 127.0.0



Untuk melakukan block menurut hostname IP Address



deny from isp_name.com



*. Ganti contoh IP Address di atas dengan IP Address yang anda inginkan.



2. Setelah itu simpan dan letakkan pada direktori utama website anda.


Untuk mengembalikan seperti semula anda tinggal menghapus script tersebut atau menghapus file .htaccess anda.


Selesai :)




Sumber : http://finderonly.com


TUTORIAL MERAKIT KOMPUTER (Video)



TUTORIAL MERAKIT KOMPUTER > http://youtu.be/0PKxfJ9c9YM



 





PCplus