25 Add-ons Firefox Terbaik

Inilah 25 Add-ons Firefox Terbaik
1. Adblock Plus.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/1865?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Add-ons untuk mengeblok iklan dan banner pada halaman web yang dibuka.
2. Personas Plus.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/10900?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Merupakan skins untuk firefox dan mempunyai 60,000 design yang tersedia.


3. NoScript.

(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/722?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Add-ons keamanan untuk firefox, melindungi diri terhadap serangan XSS dan Clickjacking.


4. Firebug.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/1843?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Add-ons untuk mengedit, debug, dan memonitor CSS, HTML, dan JavaScript dalam setiap halaman web.
5. Greasemonkey.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/748?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Memungkinkan Anda untuk menyesuaikan cara menampilkan halaman web dengan menggunakan JavaScript.
6. ImTranslator.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/2257?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Online Translator dengan 1640 dukungan bahasa.

7. Xmarks Bookmark and Password Sync.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/2410?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Add-ons untuk bookmarking.
8. Cooliris.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/5579?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Cara tercepat dan paling menakjubkan untuk menelusuri foto dan video dari Web atau desktop Anda.
9. AniWeather.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/12331?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Add-ons untuk cuaca.
10. Stylish.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/2108?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Stylish memungkinkan Anda dengan mudah menginstal tema dan skins untuk Google, Facebook, YouTube, Orkut, dan banyak situs lainnya.
11. Yoono.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/1833?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Add-ons untuk social networks dan instant messaging.
12. Read It Later.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/7661?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Add-ons untuk menyimpan halaman dan membaca kemudian dengan hanya satu klik.
13. AmazonAssist.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/64761?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Official Amazon.com add-on.
14. ReminderFox.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/1191?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Add-ons untuk pengingat.
15. InvisibleHand.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/11377?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Add-ons untuk menunjukkan pemberitahuan suatu harga sebuah produk.
16. WeatherBug.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/2455?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Menampilkan perkiraan cuaca.
17. Glue.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/3481?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Membantu Anda menemukan film favorit Anda, buku, atau musik album.
18. Delicious Bookmarks.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/3615?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Delicious Bookmarks adalah Firefox add-on resmi untuk Delicious.
19. Image Zoom.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/139?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Menambahkan fungsi zoom dan rotasi untuk foto
20. StumbleUpon.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/138?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Membantu Anda menemukan situs yang sesuai dengan minat Anda
21. YSlow.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/5369?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Untuk menganalisa performance suatu website.
22. Shareaholic.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/5457?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Shareaholic adalah cara termudah untuk berbagi halaman Web yang menarik menggunakan Facebook, Email, Gmail, Reader, Bookmarks, Buzz, Evernote, Bit.ly, dan banyak lagi.
23. KidZui.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/9689?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Mengubah browser menjadi menyenangkan untuk anak-anak.
24. Destroy the Web.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/14572?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Untuk video game.
25. CLIP.
(https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/12544?collection_uuid=c867f4e3-1031-72c6-d68a-6d8593691b6b)
Gambar foto dan link untuk halaman pencarian Craigslist.
Source : https://addons.mozilla.org/id/firefox/collection/bestof2billion?sortby=popularity

Internet Explorer 9 Beta

Dunia software browser semakin bertambah dengan hadirnya produk teranyar dari Microsoft yaitu Internet Explorer 9. Dimana saat ini masih dalam tahap pengembangan alias beta. Sayangnya IE9 hanya bisa berjalan di Windows 7 sehingga bagi Anda pengguna XP tidak dapat mencobanya.




Tampilannya lebih minimalis dibanding IE terdahulu. Url address dan tab berada dalam satu lajur.

Terdapat speed dial/bookmark di halaman tab baru. Mirip seperti di Opera atau Chrome. Namun IE9 Beta ini hanya menampilkan icon saja, bukan preview tampilan website.
IE9 Beta mendukung html5 dan teknologi web terkini. Selain itu memungkinkan untuk membuat website sebagai aplikasi di Windows taskbar. Versi 9  ini mendukung juga hardware acceleration sehingga dapat merender gambar, video dan text yang berat dengan lebih cepat. Info selengkapnya ada di blog Microsoft.
Apabila ingin mencoba silakan meluncur ke website khusus IE9 Beta yaitu dibeautyoftheweb.com.
Apapun browsernya, sebenarnya yang paling menentukan enak atau tidak adalah jaringan internetnya. Kalau internetnya ngacir pakai browser apa saja bisa nyaman, tapi soal keamanan jangan  asal memilih browser aja.


Era 3D telah tiba, sudah siapkah kita menyambutnya?







Era gambar atau video tiga dimensi (3D) sudah tiba. Awalnya kita harus menyaksikan tayangan 3D di bioskop tertentu dengan materi film tertentu juga. Kini era 3D sudah lebih personal, alias bisa kita miliki dan kita nikmati di rumah. Era 3D yang lebih personal ditandai dengan mulai dipasarkannya kamera 3D, proyektor 3D, televisi 3D, game console 3D bahkan bingkai foto 3D dengan berbagai bentuk dan merk. Masuknya dunia imaging ke era 3D saya anggap memang sudah waktunya mengingat teknologi pendukung untuk itu sudah matang dan era 2D sudah ‘mentok’ tanpa banyak bisa disempurnakan lagi. Resolusi kamera foto sudah amat tinggi dengan belasan mega piksel, resolusi kamera video sudah sangat detail dengan HD 1080, namun dengan masih mengusung konsep 2D maka detail yang ada tidak berdimensi alias datar. Era 3D ini akan membawa perubahan banyak dalam dunia imaging, baik foto maupun video.





Keistimewaan mata manusia salah satunya adalah memiliki dua bola mata yang bekerja secara stereoskopik. Karena antara mata kiri dan kanan memiliki jarak, maka saat kedua mata melihat benda di depannya akan menghasilkan sudut pandang yang sedikit berbeda, atau istilahnya parallax. Kedua informasi ini bisa diolah pada otak sehingga memberi kesan kedalaman atau berdimensi (maka itu dengan menutup satu mata kita akan kesulitan mengendarai mobil atau bermain tenis). Konsep inilah yang menginspirasi lahirnya kamera 3D dimana diperlukan dua lensa untuk mengambil gambar dengan perbedaan paralaks yang kemudian gambar dari kedua lensa ini diolah melalui proses rumit seperti metoda light-refractioncolor-filtering, atau light polarization.




Sayangnya teknologi untuk mewujudkan konsep 3D masih sangat rumit dan berbeda-beda. Umumnya diperlukan sebuah kacamata khusus untuk mengarahkan mata melihat gambar yang sesuai (gambar untuk dilihat oleh mata kanan benar-benar tidak boleh dilihat oleh mata kiri, dan sebaliknya) sehingga otak bisa menter-jemahkan gambar 3D menjadi punya kesan kedalaman. Jadi kesan kedalaman (depth) bisa direproduksi dengan mengirim sinyal yang tepat ke otak dan kita akan merasa seperti melihat suasana aslinya.


Tidak semua orang bisa menikmati gambar 3D, khususnya mereka yang salah satu matanya tidak bisa melihat. Tanpa mendapat dua informasi, otak tidak bisa membangkitkan kesan kedalaman. Bahkan untuk mata normal pun bila informasi yang ditujukan untuk mata kiri dan kanan tercampur maka kesan kedalaman akan gagal didapat. Maka itu umumnya diperlukan kacamata 3D untuk melihat film 3D di bioskop. Tanpa kacamata, gambar akan tampak bertumpuk dan tidak enak untuk dilihat, seperti contoh di bawah ini :




Untungnya kini teknologi berhasil mewujudkan gambar 3D tanpa memerlukan kacamata khusus, sehingga bisa diproduksi berbagai perangkat pribadi seperti kamera dan TV 3D untuk dipakai di rumah. Salah satu produk fotografi yang cukup menjanjikan untuk menghasilkan gambar 3D adalah kamera saku dari Fuji bernamaFinePix W3 dengan 2 lensa tentunya. Kamera mungil seharga 6 juta ini sebetulnya adalah generasi kedua yang lebih disempurnakan, dengan dua sensor CCD 10 MP dan memakai sistem parallax control untuk proses mendapat gambar dan video 3 dimensi. Hasilnya bisa dilihat langsung di layar LCD berukuran 3,5 inci yang memiliki teknologi parralax barrier. Untuk menikmati hasilnya di rumah, bisa digunakan televisi 3D, bingkai foto 3D atau dicetak di kertas lenticular khusus untuk foto 3D.







Memang teknologi 3D saat ini masih jarang dan terkesan mahal, apalagi kemungkinan penyempurnaan hasilnya masih sangat terbuka lebar. Akan lebih baik kalau teknologi 3D tidak lagi memerlukan kacamata khusus, cukup dengan melihat langsung seperti prinsip LCD dengan sistem parallax control. Bila era 3D sudah dipakai secara luas, melihat foto atau video 2 dimensi akan sangat terasa kuno dan ketinggalan jaman. Sudah siapkah kita menyambutnya?




Sumber: http://gaptek28.wordpress.com